SK SKP

Sabtu, 04 November 2017

Mengenal Langsung Sistem Akuntansi di Dunia Nyata Bersama Program AIR 2017

Sesuai dengan namanya Accounting In Reality, progam kerja HM Akuntansi satu ini merupakan program kerja yang mana membawa peserta ke dalam miniatur kehidupan nyata dunia perakuntansian.




Mungkin sebagian besar para mahasiswa yang menimba ilmu di jurusan akuntansi bertanya-tanya bagaimana dan apa sih yang akan menjadi tugas dan bagaimana realisasi nyata dari kerja seorang akuntan. Mungkin pertanyaan semacam itu menjadi pertanyaan besar dalam benak mahasiswa Jurusan Akuntansi. Pasalnya pembelajaran dalam kampus memang kebanyakan hanya sebatas teori saja dibanding dengan praktek lapangannya, namun dengan program kerja HM Akuntansi , AIR ini diharapkan dapat setidaknya memberikan gambaran mengenai ilmu akuntansi di dunia kerja, agar nantinya kita sebagai mahsiswa jurusan akuntansi juga mengetahui praktek ilmu akuntansi di dunia kerja.


Adapun tahun ini AIR diselenggarakan pada tanggal 11 Juli 2017 yang diikuti oleh 74 peserta yang sasaran pesertanya yaitu dari kalangan mahasiswa akuntansi 2016 saja dimana mengambil lokasi di 2 tempat yaitu di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan GKN (Gedung Keuangan Negara). Alasan utama dipilihnya OJK dan GKN sebagai tempat diselenggarakannya AIR ini  karena 2 tempat ini dirasa mampu dengan baik mensupport berjalannya AIR dengan baik, dari segi penyampaian materi dan fasilitas ruangan.
Antusiasme para peserta yang dihadiri pula oleh Pembina HM AK dan HM Akuntansi periode 2017/2018 ini menandakan bahwa animo minat mahasiswa untuk mencari pengalaman tentang bagaiaman gambaran umum mengenai dunia kerja seorang akuntan sangatlah baik. Memang sesuai dengan tujuan awal daripada penyelenggaraan program kerja AIR ini yang mana dimaksud agar mahasiswa akuntansi tidak hanya memiliki bayang-bayang semu saja mengenai ilmu akuntansi yang mereka tempuh selama perkuliahan.


Buda, begitulah ketua prokrer AIR ini  kerap disapa, mengaku sangat bangga, senang dan sekaligus berterimakasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terkait dalam kegiatan AIR ini karena sudah diberi kesempatan yang luar biasa menjadi seorang ketua AIR karena menurutnya pribadi  tak dapat dikatakan mudah mengepalai puluhan kepala , bagaimana menyatukan berbagai persepsi dan mengambil keputusan dengan cepat . Banyak pula kendala dan hambatan khususnya dalam mencairkan peserta “sempat pesimis akan kehadiran peserta pada hari-H dikarenakan bertabrakan pula dengan hari libur yang notabene masih pada menikmati masa libur” paparnya saat diwawancara tim redaksi. Namun dengan positif pikiran alam pun mengikuti begitu saja tak disangka kehadiran peserta pada saat hari-H presentase kehadiran peserta  mencapai target. Tak banyak yang dilontarkan dari bibir pria hitam manis ini ia hanya berpesan bahwa semoga AIR 2018 mendatang dapat lebih sukses, peserta lebih banyak dan tak lupa kualitas dari segi materi lebih baik pula. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar